My Journey, My Story, and My Dream

September 28, 2009

Sir, Mister, Bapak, … atau nama saja?

Filed under: Simple n ringan aja — ayacerita @ 3:11 pm

Di kantor ada ekspat? baik yg bule beneran dari Eropa/Amerika atau bule Asia dari Jepang, Korea, Malaysia, atau bahkan Singapura? Rata-rata perusahaan besar di Jakarta memang memperkerjakan ekspat, biasanya di posisi penting seperti advisor atau teknikal.

Ada kesulitan untuk memanggil mereka?

Pertama kali bekerja di kantor pertama dan harus menghadapi bule-bule dari Amerika, Australia, Singapura, dan Malaysia saya agak bingung memanggil mereka, tapi karena bos memanggil mereka pakai nama saja, ya sudah ikut-ikutan saja. Walaupun rada canggung juga saat saya memanggil salah seorang advisor dengan namanya saja, seperti ini

“Phil, would you attend the meeting with Department of Finance tomorrow?”

atau saat hendak menawarkan luch;

“Phil, would you eat sandwich or burger?” (Ini bule memang gak bisa makan nasi sama sekali).

Masalahnya advisor yg bernama Phil ini umurnya udah lebih dari 6o tahun dan sebenarnya lebih pantas saya panggil Grandpa aja kali, daripada manggil nama gitu.

Di kantor berikutnya, saya juga menemukan banyak ekspat disana, dan ajaib gitu mendengar cara mereka memanngil sang ekspat, kaya gini nih:

“Pak Pete, ini kopinya.”

atau

“Pak Andris, tiket ke Kalimantan sudah di-issued yah.”

Yah, disini semua ekspat dipanggil dengan, “Bapak”, mau bulenya bingung karena dipanggil Bapak pun, tetap aja jalan tuh budaya di kantor tsb.

Di kantor yang sekarang, juga banyak eskpat tapi tidak ada ekspat dari US atau Eropa sana, banyakan dari Jepang dan Philipina, dan mereka dipanggil “Mister”. Jadi tidak heran jika ada panggilan demikan:

“Mr Franc, Mr Takai, atau Mr Zamora” dan menurut saya orang Philipina itu tampangnya gak jauh dari orang Jawa atau Padang, jadi saya berasa beli nasi Padang manggil Mister ke Bapak penjual.

Gimana di kantor kamu?

3 Comments »

  1. Yen, kyknya gw kenal tuh ama 3 nama expat terakhir hehehe… pa kabar tu org2 intraca. Betah ga yen kerja di sana… =)

    Comment by Juliana Wisupeno — October 2, 2009 @ 9:13 am | Reply

    • Pasti lah loe kenal Penk
      Hmmm … gw masih gak rela sbnrnya panggil mereka Mister … udah berasa jaman Belanda aja yah ….

      Comment by ayacerita — October 2, 2009 @ 1:39 pm | Reply

  2. Klo d tempat kerja gw yg dulu, para ekspat itu dipanggil dengan sebutan Pak..Manggilnya jadi Pak William lah, Pak Jens lah hihihi

    Comment by Kiky — October 12, 2009 @ 12:44 pm | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: