My Journey, My Story, and My Dream

November 12, 2009

Jika Beda Maksud

Filed under: Simple n ringan aja — ayacerita @ 9:32 pm

Di kantor lama, sebuah perusahaan distributor farmasi dan alkes, tim Business Development (kalo gak salah namanya gini deh) dengan giat bekerja seringkali membuat benda-benda promosi (gimmick) untuk diberikan kepada customer besar dan loyal, yg ujung2nya berharap peningkatan pendapatan. Gimmick ini sih tidak jauh-jauh dari benda-benda sehari-hari yg sering kita lihat, yah kalender, bolpen, blocknote, map file, dan lain sebagainya. Tapi suatu hari, saya menemukan benda gimmick unik yg gak nyangka akan dibuat oleh kantor ini.

Ceritanya waktu saya melakukan kunjungan audit ke salah satu customer besar, waktu lagi ngobrol-ngobrol dengan sang apoteker, mulai dari ngobrol soal kerjaan sampe ke bukan kerjaan (katanya auditor gak boleh kaku kan?), apoteker ini masih sebaya dengan saya dan tampak menikmati kerjaannya. Supervisor Sales yg menemani saya juga ikut-ikutan nimbrung ngobrol. Gak lama keluarlah owner si apotek, seorang nenek tua, dan bertanya pada si apoteker:

Nduk, sekarang jam berapa sih itu?” (sambil menunjuk jam dinding di etalase)

“Jam setengah 2 lewat 5 menit, Eyang” si apoteker menjawab.

Itu kenapa sih jamnya kaya gitu, susah eyang ngeliat jamnya. Dari siapa sih?”

Saat itu saya baru memalingkan muka ke jam dinding yg dimaksud, apa yah maksud si eyang kok bisa susah ngeliat jam, apa karena hurufnya kecil atau silau, ternyata lebih dari itu …

“Tuh dari XXX (si apoteker menyebutkan nama kantor saya), nih orangnya ada disini nih Eyang, omelin aja.”

Saya langsung terhenyak, ternyata jam yang dimaksud itu adalah jam yang terbalik susunan angkanya dan bergerak counter-clockwise. Saya aja susah ngeliatnya, apalagi si eyang yg udah tua yah. Dan mulailah petuah si eyang pada Supervisor Sales yg sebenarnya gak tahu apa-apa itu.

“Mas, kenapa sih kantornya buat jam aneh-aneh gitu? Eyang mana ngerti.”

“Waduh, bukan saya yg buat Eyang, itu biasanya tim Business Development, dari HO. Saya aja baru liat”

“Nduk, pindahin tuh jam, jangan taruh di depan, taruh jam yg normal-normal aja, biar gampang dilihat.”

Walah, padahal maksud si tim Business Development kan baik yah, bikin gimmick yg unik, tapi hasilnya malah gak tepat sasaran. Pada akhirnya, jam mahal berlogo nama kantor nan indah dan uniknya counter-clockwise itu pun harus rela digusur ke dinding lain. Kasian yah.

Ini nih contoh jam mundur itu:

jam terbalikNgeribetin kan? apalagi buat si eyang yang udah tua itu …..

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: