My Journey, My Story, and My Dream

December 7, 2009

Menolak Makanan Mahal

Filed under: Simple n ringan aja — ayacerita @ 2:58 pm

Iseng-iseng Papah saya muncul lagi, sedang belanja di Carrefour dengan Mamah saya dan tangannya mencomot dogfood Pedigree, 1 buah.

Mamah saya bertanya, “Buat apa?”

“Buat Poddy sama Polly.”

“Emang doyan?”

“Doyanlah, kan makanan mahal.”

Begitu sampai di rumah, Papah membuka kemasan Pedigree dan mulai memberikan ke Poddy dan Polly, dan firasat mamah memang benar, mereka tidak ada yang suka, hehe … anjing biasa makan nasi dan daging dikasih dogfood kering gitu, malah bingung itu makanan apa.

Yah, ke 2 anjing saya ini; Polly, bulu warna coklat, hampir 4 tahun umurnya, percampuran antara anjing kampung dan golden (selfproclaimed by owner), ganteng (beneran ganteng, kalau dia manusia pasti banyak yg naksir), waktu masih kecil bulunya gimbal, udah gede bulunya lurus panjang, didapat dari tetangga yang anaknya beranak pinak; sedangkan Poddy berbulu hitam, 2 tahun, badan lebih besar daripada Polly, adopsi dari penampungan anjing di Ragunan, sempat merasa tertipu karena dipikir badannya gak bakalan gede karena induk dan saudaranya badannya kecil, eh sampai di rumah, dalam hitungan 3 bulan, dia  berubah menjadi anjing besar (pasti yg 1 kandang dulu itu bukan induk dan saudarnya deh, tapi dia diterima baik oleh si induk); tidak pernah makan dogfood.

Ok mungkin Poddy pernah makan dogfood waktu di shelter, tapi itu udah 1,5 tahun lalu, tapi begitu sampai di rumah, mereka makannya yah nasi. Selama saya memelihara anjing, makanan mereka sama dengan si majikan. Kalau kita makan ikan, yah anjingnya makan ikan plus tulang, kalau lagi makan daging, yah anjingnya juga makan daging plus tulangnya. Jika hari itu kebetulan Mamah masak makanan yg gak ada dagingnya terpaksa digorengin telur mata sapi, itu juga telurnya harus dikasih kecap. Sebenarnya mereka gak boleh makan telur, soalnya almarhum nenek dulu pelihara ayam, takut kalau dikasih telur eh anjing-anjing ini mencuri telur sendiri di kandang ayam. Makanya kalau goreng terlur untuk mereka yah harus dikasih kecap biar bau telurnya agak hilang.

Porsi makan mereka termasuk besar, sekali makan malam, bisa menghabiskan 0,5 sampai 1 liter beras. Nasinya banyak bangat, porsi kuli deh, itu juga kalau siangnya mereka lagi aktif bangat, main lari-lari sana-sini, bisa minta nambah. Makanya di rumah saya tidak pernah ada kejadian buang nasi sisa, yah bagaimana mau sisa, anjingnya rakus-rakus bangat. Terus mereka aktif nih aktif bangat karena memang tidak pernah dirantai atau dikandang. Mereka bebas kemana aja, jadi tanpa ditemani sama majikan, mereka sudah olahrga sendiri lari-larian kemana-mana.

Nah kemarin itu saya coba kasih Pedigree ke Poddy n Polly. Awalnya saya makan kue nastar dulu, biar tangan saya ada bau kuenya. Anjing-anjing saya ini punya kebiasaan aneh, masa mereka mau makan kalau lihat majikannya juga makan makanan yg dikasih ke mereka. Nah, saya gak mungkin dong makan dogfood, walaupun dgn embel-embel full gizi. Kemudian saya kasih mereka masing-masing 2 potong dogfood dgn model berbeda dan …. mereka menolak mentah-mentah sambil matanya menatap saya seakan memohon, “Gak ada makanan lain yah? Ini apaan sih?”

Saya gak nyerah, gak berapa lama, mereka berdua mencoba menggigit dogfood itu, dan tidak sukses ternyata, Poddy dan Polly memuntahkan makanan itu kembali, mungkin mereka pikir, “Ih aneh, gak enak”.

Saya baca kemasan Pedigree dan disitu ada tulisan Meaty Sneaky … harusnya kan bau daging yah? tapi ini kok gak ada bau apa-apa. Tapi beberapa saat kemudian, Poddy kembali mencoba memasukkan dogfood kering itu lagi ke mulutnya dan kali ini sukses, tidak dimuntahkan lagi. Horeee …. saya coba beri 2 keping lagi, dan dia masih mencoba untuk memakannya, tapi dengan tampang dan perasaan terpaksa gitu, mungkin dengan pikiran, “Yah daripada gw lapar, mending gw coba makan deh.”

Sebaliknya Polly cuma bisa memandangi Poddy yg kelihatan asyik mengunyah makanan barunya, mungkin dia pikir, “Apa enaknya … coba tuh makanan.” Biasanya Polly suka merebut makanan Poddy, kali ini, Polly meninggalkan Poddy sekitar 1 meteran, rebahan, dan cuma memandangi saya yang asyik mencoba memberikan dogfood itu sedikit demi sedikit.

Yah beginilah nasib anjing rumahan, biasa makan nasi, sekalinya dikasih dogfood yang jelas-jelas makanan mahal, malah gak doyan ^_^ … tapi kan yg penting Poddy dan Polly sehat dan kuat.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: