My Journey, My Story, and My Dream

November 4, 2010

Anakku Bisa Begini, Anakmu?

Filed under: Viriya — ayacerita @ 3:16 pm

6 tahun lalu, seorang senior di kantor resign dari jabatannya untuk menjadi pengusaha, dia bersama temannya mengelola sebuah pre-school yang namanya banyak dikenal orang. Kira-kira 3 tahun kemudian, saya berjumpa lagi dengannya, dan di salah satu pembicaraan kami, dia bilang begini:

“Ehh, gw mah udah kebal tiap hari ngeladenin ibu-ibu pada ngomongin anaknya. Anak saya sudah bisa jalan lho. Anak saya sudah bisa manggil mamah-papah. Gigi anak saya sudah tumbuh 3. Anak saya pinter bangat, anak saya sudah bisa nyusun puzzle, anak saya bisa menirukan suara binatang, dll.”

Kayanya tuh setiap ibu pasti ada saja yang bisa dibicarakan setiap hari soal anaknya. Dan entah bagaimana pembicaraan itu bermula, tapi lama kelamaan, malah jadi arena “perbandingan” dan jadi “sombong-sombongan”.

“Anakku 6 bulan sudah bisa duduk tegak sendiri lho, anakmu udah bisa belum?”

“Eh, gigi anakku udah tumbuh 2 di bawah, kok anakmu giginya belum tumbuh yah padahal umurnya lebih tua?”

Duh, yang kaya gini nih, kadang bisa bikin senewen, diladenin kok jadi arena perbandingan, dulu saja waktu masih kecil saya paling malas dibanding-bandingin, masa iya sekarang saya banding-bandingin anak saya.

Padahal yah kenyataan sebenarnya, perkembangan Viriya itu benar-benar menakjubkan dan kalau saya “rela” bisa aja saya ceritain setiap hari ke orang yg mau mendengar dan tidak mau mendengar hehe .. aduh nanti saya mulai nyombong nih.

Solusinya sekarang saya jadi pendengar setia aja deh kalau ada teman atau kerabat yang heboh cerita anaknya udah bisa ini udah bisa itu. Karena saya percaya setiap bayi itu unik dan perkembangannya tidak mungkin dipersamakan dengan bayi-bayi lainnya, tapi tetap saja tumbuh kembang Viriya mesti sesuai dengan milestones sesuai umurnya saat itu.

Tapi ada 1 hal yang paling sering saya omongin , “Rambut Viriya tipiiiiiiisss bangat sejak dibotakin dari umur 40 hari!” hehe … Beneran deh tuh rambut, tumbuhnya di belakang doang, itu juga tipis, yang di depan malah tipis bangat, sehingga kalau foto dari depan, pasti deh kelihatan botak padahal kan ada rambutnya lho **ngeles ah

 

2 Comments »

  1. Intinya adalah, setiap anak punya kemampuan lebih yang masing2 tidak sama. So, kalu kita mau melihat kelebihannya itu, banyak hal yang bisa kita puji….
    Awalnya karena kita menganggap bayi belum bisa apa2, maka setiap kelebihan yang muncul kita sangat menilai positif dan memujinya, tetapi seiring bertambahnya waktu dan usia kita mulai lupa untuk memperhatikan kelebihan yang dimiliki seorang anak. Semoga saja ingatan kita mengenai betapa hebatnya bayi tsb tidak menjadi pudar dan berbalik menjadi kemarahan saat melihat kekurangan yang ternyata ia juga miliki….

    Comment by me — November 15, 2010 @ 9:54 am | Reply

    • Bener bangat, semoga gw bisa menerima semua kelebihan dan kekurangan Viriya sampe gede nanti.

      Comment by ayacerita — November 15, 2010 @ 11:24 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: