My Journey, My Story, and My Dream

November 9, 2010

Apa yang Anda Harapkan dari Orang yang Berpakaian Rapi?

Filed under: Simple n ringan aja — ayacerita @ 3:02 pm

Ceritanya lagi naik busway menuju kantor, di halte transit Harmoni, seperti biasa banyak bangat orang dari berbagai penjuru Jakarta antri dan berebut masuk busway. Seperti biasa juga kebiasaan penumpang busway, dan juga kendaraan umum lainnya, senang sekali bertumpuk-tumpuk dekat pintu, ogah masuk ke bagian depan atau belakang bus yang kadang masih kosong.

Tidak lama terdengarlah suara petugas (kondektur tapi gak narikin duit) busway.

“Ayo Bu, Pak, masuk dulu yah, geser-geser, isi bagian dalam.”

Penumpang tidak bergemin, cuma geser 1-2 cm saja.

“Ayo-ayo, biasanya yang bajunya rapi lebih gampang diatur, ayo masuk ke dalam dulu.”

“Ayo, yang bajunya rapi biasanya lebih tertib, geser-geser, jangan berdiri di dekat pintu.:

Wow, kata-kata ini lumayan efektif bikin orang yang lagi berdiri dalam busway geser-geser gak numplek di dekat pintu. Mungkin merasa pakaiannya rapi tapi kok gak bisa tertib, malu kali yah? Tapi apakah ini berarti berpakaian rapi berbanding lurus dengan ketertiban dan keteraturan?

Pakaian rapi, tidak harus selalu bermerk dan kelihatan seperti esmod, rapi berarti bersih dan pantas. Saya sendiri kalau bertemu dengan orang seperti ini selalu berdoa dalam hati semoga orang ini gak menyelak antrian saya, gak ngobrol atau nyalain HP pas lagi nonton film, gak merokok sembarangan, dsb. Asosiasinya orang yang berpakaian rapi berarti dia “well educated”, minimal dapat pendidikan budi pekerti jaman SD dulu (SD sekarang ada gak sih pendidikan budi pekerti?), yang antara lain contohnya yang masih saya ingat sampai sekarang berjalanlah di sebelah kiri, menyeberang di jembatan penyeberangan atau zebra cross, bila laki-laki maka berjalanlah di sisi luar dan si perempuan di sisi dalam, menolong nenek menyeberang jalan hahaha … *sudah mulai ngaco.

Tapi saya sendiri sih seringkali merasa sedih kalau lagi enak-enaknya antri beli tiket di stasiun eh ada anak kuliahan (pake T-shirt, jeans, sepatu kets, dan bawa File dan textbook berjudul ” … PRINCIPLES”) menyerobot antrian, apalagi kan saya naik kereta tujuan Bogor dimana mungkin saja anak kuliahan itu satu almamater dengan saya, aduh, jangan sampe deh, jangan malu-maluin gitu dong ah!

Idealnya sih yah, mau rapi gak rapi, mau esmod bukan esmod, mau mahasiswa bukan mahasiswa, mau gelandangan bukan gelandangan, enaknya teratur dan tertib. Sama-sama enak, kalau tertib di jalan, semua kan senang; kalau tertib di antrian, tidak ada yang merasa gondok karena sudah diserobot; kalau tidak merokok sembarangan, tidak perlu nambah perokok pasif lagi; kalau bisa gak numpuk di pintu busway, kan bisa menghindari kesempatan copet buat nyopet.

 

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: