My Journey, My Story, and My Dream

December 4, 2010

Magnet Perempuan

Filed under: Perempuan,Simple n ringan aja — ayacerita @ 11:25 am

Bukan, saya bukan mau cerita soal perempuan yang kemana-mana bawa magnet (jadi inget iklan cewek yg bawa-bawa dongkrak di tasnya), saya juga bukan mau nulis soal magnet antara perempuan terhadap laki-laki, juga bukan soal apakah sinden-sinden cantik yang bagai magnet menarik kaum adam apakah pakai susuk itu benar atau tidak (jaahh, saya bukan ahli dunia “sono” nih). Saya cuma mau cerita kalau perempuan sudah duduk di satu tempat akan menjadi magnet perempuan lain untuk mendekat.

Ceritanya begini, suatu hari naik bis dari Bekasi ke kantor lama di TB Simatupang, ada seorang cewek yang berdiri dekat-dekat saya waktu nunggu bis, naik bis, bahkan di dalam bis, saya geser ke kiri, dia ikutan geser ke kiri, saya geser ke kanan dia geser ke kanan, waktu itu gak dapat duduk, jadi setia berdiri sepanjang perjalanan. Saya sih gak merasa risih atau terganggu, tetapi aneh saja melihat nih cewek pengennya dekat-dekat saya terus dan kelihatan agak waspada pada sekelilingnya.

Sampai di kantor, saya menceritakan ini pada rekan-rekan di kantor, terus ada yang bilang,

“Mungkin dia merasa aman dekat elo kali Yen, gw juga gitu, kalau kemana-mana sendirian, pasti cari cewek yang dilihat dari luar kelihatannya “aman” daripada cari laki-laki kan? Nanti dianggap gatal.”

Jadi maksudnya tampang saya kaya bodyguard gitu?

Mungkin juga kali yah, seorang psikolog ternama bilang agar perempuan terhindar dari pelecehan seksual di transportasi umum, berdiri/duduklah dekat-dekat perempuan juga! Begitu katanya. Mungkin waktu si psikolog ini ngomong di televisi banyak penumpang perempuan yang nonton jadinya langsung dipraktekkan di manapun berada kali yah.

Misalnya pagi ini dan pagi-pagi yang dulu. Kereta ekonomi yang biasa mengantar saya  (tapi gak gratis) ke kantor tidak terlalu penuh, masih banyak bangku kosong. Saya duduk di bangku deretan sebelah kanan, kenapa di sebelah kanan? Karena kalau di sebelah kanan tidak kena cahaya matahari langsung yang dapat berakibat buruk pada kehalusan kulit saya (* ada yang mau kantung muntah? hehe). Karena panas ding kalau duduk di kiri, gak enak saja kan sepanjang perjalanan kepanasan terus.

Saya duduk di sebelah kanan sedangkan di sebelah kiri (yang mana kalau saya duduk jadi ada di depan saya) masih kosong, cuma ada satu bapak duduk di ujung. Saya duduk di tengah dengan nyaman, memastikan kiri kanan depan saya tidak ada yang merokok, taruh cooler bag (yang saya pakai untuk simpan botol ASIP) di sebelah kiri, pangku tas, dan mulai baca buku yang dibawa dari rumah. Gak berapa lama datang seorang perempuan duduk di sebelah kiri saya, kemudian datanglah perempuan-perempuan lainnya yang duduk di sebelah kanan kiri saya. Satu kursi di sebelah kiri saya tetap saya taruh cooler bag karena lihat depan masih banyak kursi kosong, masa ada yang maksa duduk disini sih? Pikir saya waktu itu.

Kereta berjalan, sampai stasiun berikut beberapa penumpang turun dan naik, dan lagi-lagi ada perempuan duduk di kanan kiri saya. Stasiun berikutnya, ada satu perempuan yang tiba-tiba bilang “Permisi” kepengen duduk di sebelah kiri saya, yang mana, ada cooler bag saya, saya langsung ambil cooler bag itu, pangku, kemudian angkat muka dan langsung pusing.

Sebegininya yah saya jadi magnet buat perempuan, bangku di depan masih lega bangat, cuma diisi 3 orang, lah bangku di barisan ini sudah penuh sama perempuan, bahkan ada yang maksa ‘nyelip’ ingin duduk di samping saya.

Begitukah kenyataan yang ada? Perempuan lebih merasa aman bila bersama perempuan juga.

Terus jaman dulu kayanya ada slogan buat pria yang tugasnya melindungi dan memberikan rasa aman buat perempuan, sekarang malah para pria ini dijauhi yah. Kasihan bangat. Sampai sekarang ada gerbong khusus perempuan di kereta AC. Kalau khusus perempuan berarti kan selama ini perempuan merasa gimana gitu satu gerbong sama laki-laki kan?

 

 

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: