My Journey, My Story, and My Dream

March 14, 2011

Laki-laki, please, jangan buka selangkangan lebar-lebar!

Filed under: Curhat emak-emak,Our Transportation — ayacerita @ 3:05 pm

Pernah naik Kopaja/Metromini? Mungkin jaman dulu orang Jakarta itu badannya kecil-kecil kali yah, jadi kok yah pas saja gitu didudukin berdua. Tapi kenapa sekarang rasanya tuh bangku Kopaja jadi berasa kecil yah? Rasanya untuk diduduki oleh 2 orang penumpang, kok, jadi rasanya pas-pasan dan gak nyaman. Apalagi kalau duduk di sebelah laki-laki.

Laki-laki, memang diminta untuk selalu tampil gagah perkasa, sebaliknya wanita, diminta untuk selalu tampil ayu. Ada teman perempuan yang kalau duduk, hobinya buka selangkangan lebar-lebar, susah rapat, katanya udah kebiasaan gitu. Kalau saya begitu, pasti diomelin sama Mamah saya dulu. “Perempuan duduk yang sopan” katanya. Tapi kalau laki-laki duduk begitu, pasti gak ada yangme negur deh.

Tapi tolonglah wahai laki-laki, walaupun Anda tampak gagah perkasa duduk dengan membuka selangkangan lebar-lebar gitu, tapi jangan dilakukan waktu Anda di Kopaja, kenapa? SEMPIT!!! Sudah bangku lebarnya pas-pasan, eh duduk di sebelah laki-laki dengan selangkangan dibuka lebar-lebar, akibatnya orang di sebelah Anda itu cuma bisa duduk setengah pantat. Hik, apalagi kalau sambil bawa ransel yang isinya laptop, duh, lain kali bayar untuk dua orang aja langsung deh, jadi gak ada orang yang duduk di samping Anda.

Tapi kalau memang orang di sebelah itu badannya cukup gemuk, yah saya gak akan komplain. Makanya kalau bisa, kalau lagi naik Kopaja/Metromini, biasanya saya memilih untuk duduk di bagian dalam, biar nanti laki-laki yang duduk di sebelah saya saja yang duduknya setengah pantat.

Naik Kopaja/Metromini memang bukan layanan VIP yang mengutamakan kenyamanan, tapi setidaknya sebagai penumpang yang sama-sama butuh, dan masih ingat pelajaran PPKn jaman dahulu, tidak ada salahnya deh menghargai penumpang lain (baca: yang bukan copet) yang bayar penuh tapi bukan untuk duduk setengah pantat.

 

 

6 Comments »

  1. Maaf ya mbak… kalau kaki saya tidak dibuka lebar atau tidak dimiringkan ke samping… kaki saya nggak muat mbak… makin lama, makin pendek aja jarak antar bangku di Metromini atau Kopaja

    Comment by Bronsen — March 14, 2011 @ 7:24 pm | Reply

    • Yah duduknya jangan di pojok kalau gitu dong Mas, atau gak komplain aja ke Bang Supir, minta dilegain lagi jarak bangkunya Mas.

      Comment by ayacerita — March 17, 2011 @ 11:24 am | Reply

  2. Setuju ci, suka sebel lihat orang-orang yang sok-sok ngangkang biar terlihat gagah. capek deh… kayaknya kegagahan gak bisa diukur dengan seberapa besar anda mengangkang di angkot😀

    Comment by hindra — March 22, 2011 @ 5:05 pm | Reply

    • Betuulll .. ternyata ada cowok juga yg merasa jengah sama hal ini yah

      Comment by ayacerita — April 1, 2011 @ 8:33 am | Reply

  3. Wah, ga bisa mba… itu memang settingan kursinya kayak gitu.. Biar bisa nampung lebih banyak… Asal Mba tau aja, lebar kursinya emang agak dikecilin daripada yang dulu… Biar bisa nampung yang berdiri juga lebih banyak… Jadi makanya mbanya diet jadi mini aja deh…. Ane kan cuman ngejar banyaknya penumpang en banyaknya setoran…. wkwkwkwk…

    Comment by Supir Metromini — March 23, 2011 @ 5:41 am | Reply

    • Gw udah mini, disuruh diet lagi, jadi mikro deh

      Comment by ayacerita — April 1, 2011 @ 8:32 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: