My Journey, My Story, and My Dream

April 12, 2011

Bahasa yang Tidak Bisa Dibaca

Filed under: Simple n ringan aja — ayacerita @ 2:23 pm

“Y ci gpp, q’a yg ga enk sm nci bru dikaciH dwt ja”n, bru gjiHn skrng mlh pnjem, MkcH ci” udh baex b9t ma q, ci tkuT’a tar nci sms q ad k’pntingn ap’? Q ga bs bls ci”

Itu isi sms siang tadi dari asisten dari rumah, bisa baca gak?

Saya tidak bisa mengerti maksud smsnya, setelah 3 kali baca, baru agak paham isi sms tersebut.

Lepas dari isi sms itu, beneran deh, saya paling susah baca sms yang disingkat-singkat kaya gitu. Pernah saya dapat sms dari salah satu panitia kegiatan KMBUI, yg ada saya malah reply, “Kamu sebenarnya mau kasih tahu apa sih? Kalo penting, smsnya jgn disingkat yg aneh2 dong, cici gak ngerti.”

Saya juga susah bangat basa status FB keponakan Bronsen yang beranjak remaja, sudah tulisannya disingkat gak jelas, dia juga pake bahasa Indonesia, Inggris, dan Hokkian sekaligus yang ditulis dgn gaya ABG juga. Mantap! Makin gak ngerti.

Saya ini penjunjung tinggi Ejaan Yang Disempurnakan dalam Bahasa Indonesia, memang sih gak 100%, kadang masih pakai singkatan dan bahasa gaul, tapi singkatan yang saya pakai setidaknya yg sudah umum diketahui orang, seperti “yang=yg”, “dengan=dgn”, “thanks=thx”, dsb, pokoknya yang umum-umum saja. Sekalinya saya pakai singkatan yg gak umum adalah kalau saya bikin catatan waktu sekolah/kuliah dulu, itu pun dgn alasan catatan itu saya konsumsi pribadi bukan untuk dibaca oleh orang lain, makanya kalau ada teman yang komplain sudah pinjam fotokopi catatan saya di detik-detik ujian terus gak ngerti singkatan saya, yah saya gak ambil pusing. Contohnya paling sering saya menyingkat “perusahaan=p’ush”.

Terus saya paling gak ngerti kenapa yah pada suka pakai angka untuk menggantikan huruf, misalnya angka 9 buat menggantikan huruf g, beneran deh, waktu pertama kali baca “b9t” saya gak bisa baca jadi “bangat” tapi malah saya baca jadi “be sembilan te”, lah itu maksudnya apa yah? Setahu saya adanya K 09 B, itu trayek angkot dari MM ke rumah saya.

Ngomong-ngomong soal Bahasa Indonesia, kalau saya beli buku novel, terutama yang terjemahan, walau ceritanya seru tapi kalau ada kata yg gak sesuai dengan kaidah EYD, beneran jadi mengganggu keasyikan membaca saya. Misalnya nih paling sering ketemu kata “merubah”, ketemu satu kata masih oke, dua kata mulai manyun, tiga kata mulai berteriak lantang, “Gimana sih ini editornya? Mana ada kata ‘merubah’!”

Kata ‘ubah’ ditambah awalan ‘me’ jadinya ‘mengubah’ bukan ‘merubah’. Kalau ‘merubah’ berarti kata dasarnya ‘rubah’ ditambah awalan ‘me’. Rubah itu kan binatang dan kayanya novel yang saya baca setting-nya di kota besar dan paling banter ada hewan anjing dan kucing deh.

Oh yah, saking tingginya saya menjunjung Bahasa Indonesia yang baik dan benar, dari SD sampai kuliah saya selalu disayang sama guru/dosen Bahasa Indonesia saya hehe. ** Narsis dikit.

Balik ke bahasa jaman sekarang, barusan googling ketemu contoh-contoh bahasa alay, ada yg bisa baca gak? Saya sih daripada baca ini mending saya lihat laporan keuangan deh.

AqU BieZ bliH HanDphond Barruw LogH

Akko onlenndh dcnniih

“W 9Hy D! HuMZzZ. . . ? ? ?” (Yg ini coba saya terjemahkan: “wa gaya di humus” hahaha humus bukannya jenis tanah subur yah? nih anak ABG jago biologi kali yah)

Qu mO d474ng k humz Qmu lEh g? Nx Qu tilp. Ppi Low @D

Bos d Humz qu g jd. Or qT MamZ d lwar za, gmn? Ntr Qu pckup d /4an Iank byza, oce. Saiang qmu.

4 Comments »

  1. W 9Hy D! HuMZzZ –> itu bacanya status dia yang menyatakan “Wa lagi di rumah (Home)”
    Mana ada gaya di humus…. Gaya apaan tuh… wkwkwkwwkk

    Comment by yeherdian — April 13, 2011 @ 3:33 pm | Reply

    • Wa juga gak tahu, pusing ah ^^

      Comment by ayacerita — April 16, 2011 @ 10:52 am | Reply

  2. 9hy -> kenapa bisa jadi lagi yah?????? gile bener bahasa alay susah dimenegrti

    Comment by zener_lie — April 14, 2011 @ 2:25 pm | Reply

    • 9hy
      kalo 9 dibaca huruf “g”
      hy dibacanya “hai” kali yah?
      jadinya “ghai” atau “gay”
      ealah jadi makin gak jelas

      Comment by ayacerita — April 16, 2011 @ 10:53 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: