My Journey, My Story, and My Dream

November 16, 2012

Keputusan Berat

Filed under: Cuma mikir,Our Transportation — ayacerita @ 3:34 pm

Kata orang, keputusan untuk diri sendiri yah jangan ngikutin apa orang lain bilang atau orang lain mau kemana.

Contohnya, kalau lagi ada yg ngajakin nonton, dan ditanya “loe ikut gak?” … jawabnya, “elo ikut gak?” atau “si anu ikut gak?” atau “liat entar deh, siapa aja yg ikut”.

Eyalah, sumpah, saya paling malas kalo dengar yg plinplan (kalau sekarang namanya galau yah?) kaya gini. Yang mau nonton siapa, kenapa harus tergantung orang lain. Kecuali memang diri sendiri gak mau ikutan, yah sudah.

Tapi adakalanya keputusan yg sudah kita buat harus kita korbankan gara-gara dorongan orang sekitar, dorongannya besar pula. Beneran besar bangat dan badan saya yang kecil ini gak kuasa melawan.

Contohnya pas pulang kantor naik kereta dari stasiun Sudirman mau ke Bekasi, saya harus transit dulu di Manggarai jadi dari Sudirman itu saya harus ikut naik kereta Depok/Bogor. Kondisi waktu itu hampir jam buka puasa, ya ampun itu orang banyaknya, banyak bangat. Memang pada mau buka puasa di rumah kali yah? Saya jadi ragu apakah mau pulang jam sekarang atau menunda jam beriktnya.

Saya berdiri di baris nomor 3, pas kereta Depok datang saya sudah ragu apakah saya bisa masuk ke kereta itu. Jadi walaupun penumpang Sudirman belum masuk, tapi itu kereta sudah kelihatan penuh bangat. Petugas stasiun juga mengumumkan “kalau gak bisa masuk, jangan dipaksakan, kereta berikutnya sudah ada di stasiun Duri.”

Ok, dalam hati memutuskan untuk naik kereta berikutnya saja. Kereta berhenti, kaki mundur 1/2 langkah tapi dorongan orang-orang di belakang saya kuat bangat kaya air bah, tanpa sadar saya sudah didesak masuk ke tengah kereta, diapit oleh ketiak laki-laki yang badannya rata-rata lebih tinggi daripada saya. Di sebelah saya ada wanita yang pake seragam BUMN transportasi yg seumuran saya yg juga kejepit.

Saya hanya bisa memeluk tas dan memandang ke langit-langit kereta. Kaki berusaha tegak lurus 90 derajat sempurna, tapi sudahlah, susah. Saya yakin walaupun nih kereta miring kiri kanan, nginjak lubang (yg gak mungkin juga ada), saya gak mungkin jatuh karena banyak senderan kiri kanan depan belakang alias punggung atau dada orang di sebelah saya.

Saya bergumam kepada wanita di sebelah saya, “Penuh bangat yah Mba?”

Jawabannya bikin saya mau kejengkang, “Tadi pagi juga kaya gini Mba dari Depok.”

Ampun dah, dalam hati saya bersyukur saya hanya sampai Manggarai, gak kebayang kalau saya harus melanjutkan perjalanan ke Depok dengan kondisi seperti itu.

Sampai di Manggarai, badan mulai menggeliat sambil bilang, “Permisi, permisi mau turun”. Dada ketemu punggung, tangan ketemu tangan yang keringetan, tali tas nyangkut di ikat pinggang cowok metropolis, rambut awut-awutan, kaki mencoba bergeser sampai ke pintu, yang akhirnya …… Puuuuhhhh bisa menghirup napas lega.

Tapi begitu turun disambut dengan pengumuman, “Jalur 2 tersedia KCL menuju Bekasi”, yah udara segar baru sampe batas leher tapi sudah harus lari lagi ke jalur 2 biar dapat tempat duduk, cepat-cepat, janga sampai kehabisan. Dan naik kereta di jalur 2 stasiun Manggarai itu berarti gak ada peron tinggi, jadi harus rada akrobat untuk bisa naik kereta buat orang pendek seperti saya. Tapi untunglah, saya bisa duduk dan kipas-kipas di tangan, sambil berupaya gak lupa ngambil napas lega.

Untung bisa duduk, gak kebayang kalau harus berdiri lagi sampai stasiun Bekasi setelah derita fisik kedempet-dempet yang cuma 5 menit itu tapi rasanya udah 1 jam. Sampe rumah, saya lapar berat gara-gara merasa kecapean di kereta Depok tadi.

Beneran saya salut sama teman-teman dari Bogor/Depok yang harus berjibaku setiap hari dengan padatnya kereta. Udah tarifnya naik, tapi pelayanan sama saja. Hebat. Lebih hebat lagi kalau PT KAI segera menambah kereta biar selisih waktu perjalanan semakin pendek.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: