My Journey, My Story, and My Dream

April 2, 2013

Kalau punya anak

Filed under: Travel n Kuliner,Viriya — ayacerita @ 5:50 pm

Kalau punya anak, di dompet pasti ada kartu Timezone, Funword, Emi, Amazone, dan berbagai tempat game-game yg lainnya. Yang mana bikin dompet tambah tebel gara-gara kartu tersebut dan sebaliknya duit menipis karena kalau sudah masuk ke Timezone dan sejenisnya, Viriya susah diajak pulang.

Kalau punya anak, sibuk browsing sana-sini kalau tanggal merah datang, khusus untuk saya ditambah lagi dengan kalau waktunya Bronsen pulang, browsing tempat liburan yg asik-asik dan gak usah jauh-jauh. Dan biasanya jatuhnya mencoba playground baru. Selama ini Viriya sudah coba playground di Emi Bekasi dan Chipmunk. Chipmunk ini tempatnya keren dan besar sekali. Ngejar-ngejar Viriya disini sama dengan membakar kalori kalau lagi yoga, sudah gitu pakai acara naik tangga yg sampai 5 lantai dan tingginya hanya 1,4 meter. Jadi sambil lari jagain Viriya, kepala harus nunduk kalau gak mau kejedot.

Terus Viriya juga udah pernah coba main di Playground Kemang. Tempatnya bersih dan standar internasional, maklum yg datang kebanyakan anak bule dan emak bapaknya. Ada taman basah-basahannya juga. Viriya main disini dari kering, basah, sampai kering lagi juga gak mau pulang-pulang. Emak bapaknya lemes nungguinnya.

Pernah dapat diskonan dari Playola Plaza Semanggi dan Giggle the Fun Factory di FX. Waktu sampai di Playola, eyalah ternyata gambar memang tidak selalu sesuai yg aslinya, tempatnya kecil bagi saya, tapi bagi Viriya yg penting bisa main perosotan dan mandi bola. Di Giggle, untung aja diskon, kalau enggak yah rugi aja untuk main disana pakai harga normal. Sudah gitu orang tua juga tetap harus bayar walaupun anaknya masih di bawah 2 tahun yang mana kan pasti masih harus ditemenin kalau mau main di playground gitu. Nah, baik di Playground Kemang dan Giggle yg sama ada air-airnya, Viriya ternyata gak suka-suka bangat main air mucrat begitu, malah cenderung takut. Jadi dia cuma main ambil bola di kolam atau main perosotan yg ada di kolam kecil yang ada busanya, jadinya anak terhindar dari benturan.

Kalau punya anak, gak rugi ngajak main ke Taman Mini, 4 kali Viriya ke Taman Mini gak bosan-bosan dan gak selesai-selesai juga dihabisin tempatnya karena luasnya amit-amit. Pertama kali Viriya ke Taman Mini bareng temen-temen KMB ke museum air tawar, ke 2 kali dst sama papah mamahnya ke Taman Burung dan museum air tawar lagi dan museum kupu-kupu, ke 3 kali ke lihat lampion Disney yg lokasinya di Taman Bunga, ke 4 kalinya ke Istana Anak-Anak dan Museum Iptek. Kesimpulan yg saya dapat lebih worth it ke Museum Iptek daripada Istana Anak-anak deh. Museum Iptek tuh lebih terawat dan untuk anak-anak juga banyak mainan sekaligus media belajar, dan berAC (Taman Mini panas boouuw), sedangkan Istana Anak-anak, gedungnya sih menarik, tapi pas masuk kok ga ada apa-apanya gini yah. Gak ada lagi box telepon yg berisi cerita rakyat waktu dulu masih kecil saya pernah kesana, padahal itu yg paling menarik. Kemarin karena udah kesorean ke Museum Ipteknya jadi belum semua area ditelusuri tapi museumnya sudah mau tutup, yah sudah nanti kita balik lagi deh. Target berikutnya museum Transportasi, mau ngenalin Viriya macam-macam transportasi ceritanya.

Kalau punya anak, pasti gak lupa ngajak anak ke Ancol. Entah itu ke Seaworld, Gelanggang Samudera lihat lumba-lumba, atau main-main pasir aja di pantainya. Di antara semua itu, Viriya paling suka main pasir dan naik perahu di pantai Ancol. Kami sih kalau kesana sore-sore aja biar terhindar dari panasnya sengatan dewa matahari. Ke Dufan? saya sih mau-mau aja ajak dia kesana, tapi Bronsen menolak, dia bilang “Ngapain?” Masih kecil belum bisa menikati semua wahana di Dufan dan harganya juga mahal yah sekarang?

Kalau punya anak, coba deh ajak ke Planetarium TIM di Cikini, selain murah meriah, anak pun bisa lihat bintang yang indah dengan leluasa. Soalnya kan kalau di rumah, udah gak kelihata tuh bintang karena udah terhalang gedung-gedung tinggi. Sabtu kemarin ajak Viriya kesana dan dia senang bangat, walaupun harus antri 3 jam, tapi cukup menyenangkan lah, apalag Viriya jadi tahu hal-hal baru macam planet, bumi, planet cincin, meteor, matahari, bulan, astronot, dan lain sebagainya. Tips kalau kepanasan nunggu di gedung planetariumnya, coba ngadem di XXI di belakangnya, lumayan. Si Viriya aja sampe tidur-tiduran di sofanya yg empuk karena udah berasa panas bangat di luar hehe.

Kalau punya anak, kemana-mana pasti rempong, bawa baju ganti, bawa topi, bawa payung takut hujan atau kepanasan, bawa bekal, bawa susu UHT, bawa air putih, bawa ipad/buku bacaan buat emak bapaknya kalau udah waktunya Viriya tidur siang, dan bawaan-bawaan lainnya. Tapi kerempongan itu terjawab dengan kepuasan dan hati senang pas pulang kan?

 

2 Comments »

  1. I’m really enjoying the design and layout of your blog. It’s a very easy on the eyes which makes it much more pleasant for me to come here and visit more often.
    Did you hire out a designer to create your theme?
    Exceptional work!

    Comment by Jersey Bola — July 3, 2013 @ 11:24 am | Reply

    • Hi,
      Nope, I just use it as free in WordPress dahsboard. This is just amateur blog, no budget for design🙂

      Comment by ayacerita — July 10, 2013 @ 1:57 pm | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: