My Journey, My Story, and My Dream

June 27, 2013

Perasaan Pagi Ini

Filed under: Simple n ringan aja — ayacerita @ 4:47 pm

Pagi ini, seperti biasa berangkat ke kantor, tapi lumayan mengalami beberapa hal yang menarik perhatian.

1. Saat naik busway, rasanya excited bangat pas ingat hari Minggu akan nge-date bareng Viriya ke Bobo Fair di JCC. Rencananya dari rumah mau naik busway aja, sampe di Ratu Plaza nanti naik ojek. Lebih cepat harusnya, karena biasa kalau lagi ada event di Senayan liburan gini, pasti macet di Senayan. Kalau naik taxi sama aja macetnya. Dan Viriya pun senang akan naik busway ke Bobo Fair, walaupun dia belum tahu apa itu Bobo Fair.

Karena pas saya bilang Bobo itu nama kelinci, gambarnya saya cari di Google Image, eh dia malah nanya, “Kenapa kelincinya bobo?” wkwkwk

2. Untuk kesekian kalinya, saya merasakan perut mules di waktu dan tempat yang sama sekali tidak tepat, yah entah kenapa saya tuh sering bangat mules kebelet pengen BAB pas lagi di jalan. Hari ini saya merasakan perut mulas pas lagi duduk manis sambil baca buku di busway, padahal masih di daerah Hayam Wuruk. Langsung berpikir keras, bagaimana cara menyalurkan nih mules. Halte Mangga Besar terlewati, saya kepikiran akan numpang toilet di 7-11 depan Gajah Mada Plaza, untuk yang ke dua kalinya (yg pertama, nanti aja deh saya ngumpulin malu dulu kalau mau diceritain buat publik begini). Pas lampu merah busway berhenti, saya berdiri siap turun di pintu, pas busway berhenti di halte Sawah Besar, saya buru-buru turun, walau kehadang penumpang yang mau naik yang yah ampun banyak bangat saat itu.

Rasanya saya lari kaya terbang, buru-buru bangat terus lari tergesa-gesa ke Sevel. Sampai di Sevel, pasang tampang lempeng, pura-pura lihat makanan dulu, bergerak ke belakang ke arah toilet, dan langsung lari pas sudah sampai di koridor menuju toilet. Aih, untunglah toilet kosong.

Setelah urusan toilet selesai, gak mungkin juga kan gak belanja. Yah itung-itung pakai toilet gratis, kita ganti dengan belanja disana. Akhirnya beli makaroni dan aqua botol. Selesai sarapan langsung jalan lagi ke halte busway dan naik busway lagi.

3. Gara-gara urusan perut, saya tahu saya bakal telat sampai kantor. Yah sudahlah, terima aja nasib. Untung gak ada meeting apapun pagi ini. Begitu sampai di halte Pejaten, saya berjalan ke arah angkot ngetem dan menemukan pemandangan yang miris. Yah, rasanya miris bangat, pas lihat ada seorang ibu yang sangat belia, penampilannya seperti pengamen jalanan karena temannya memegang gitar-gitaran, tapi yang bikin saya miris adalah dia menggendong seorang bayi dengan kain jarik di bahunnya tapi tangannya memegang sebatang rokok. Hik, sedih lihat bayinya yang harus jadi korban perokok pasif ibunya sendiri (atau mungkin bukan ibunya juga karena banyak yg bilang bayi bisa disewain kalau di jalanan). Siapapun ibunya, saya kasihan sama bayinya yang tidak mampu menolak harus berhadapan dengan asap rokok di jarak yang dekat bangat itu.

Campur sari bangat yah pagi ini.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: