My Journey, My Story, and My Dream

January 17, 2015

Ke Taman Mini (lagi)

Filed under: Keluarga,Travel n Kuliner — ayacerita @ 11:28 am
Tags: ,

Iyah, gak salah kok, kami ke Taman Mini (lagi) waktu liburan tahun baru kemarin, gak tanggung-tanggung, 2 hari dihabisin ke Taman Mini.

Jadi, Viriya lagi suka sama Dinosaurus, sampai hapal banyak nama dinosaurus dan orang rumah juga harus ikutan hapal seperti dia. Suka karena punya buku dinosaurus dan miniaturnya. Jadi dia ngajakin lihat dinosaurus (bohongan pastinya). Cari – cari di internet, dapatnya Taman Dinosaurus di Puncak yang lokasinya dekat Taman Safari, walaupun tanpa info jelas, apa aja yang bisa dilihat disana, rencananya sih mau tetap ke sana.

Tetapi, menjelang liburan Natal, Puncak longsor, dan macet yang biasanya udah gila kalau musim liburan, jadilah lebih gila dan gak waras lagi macetnya. Akhirnya mengubah destinasi menjadi ke Taman Mini aja deh, ke Museum Iptek kan ada Dinosaurusnya, yah walaupun cuma 3 atau 4 buah animatronik, udah lumayan lah yah.

Jadilah selepas Tahun Baru ke Museum Iptek, sampai jam 11, Viriya yang memang selalu senang ke Museum Iptek (ini sudah kunjungan ke-3) tetap saja senang dan excited, gak bosan kesini, sampai dipaksa udahan karena mamah-papahnya sudah kelaperan. Akhirnya jam 2 baru bisa keluar dari museum ini deh, cari makan, dan tujuan selanjutnya mengunjungi Museum Transportasi.

Selesai makan, kok ya, kepengen masuk ke Taman Budaya Tionghoa, selama ini cuma ngelewatin tapi hari itu penasaran mau masuk. Rencananya sebentar aja karena mau ke Museum Transportasi. Tapi rencana manis ini berubah karena hujan dengan derasnya turun, byur byur byur. Jadinya jam 4 kita masih di Museum Hakka deh, padahal jam 4 itu waktu tutup Museum di Taman Mini, batal deh deh ke Museum Transport-nya.

Viriya untungnya gak begitu kecewa, karena di taman yang ini, kami benar-benar disuguhkan suasana dan taman yang indah mirip di film-film kungfu itu, terus banyak patung tokoh China, seperti Sampek-Engtay, Laksamana Cheng Ho, tokoh TNI AL yang keturunan Tionghoa (lupa namanya), dan beberapa patung lainnya yang benar-benar didesain sangat bagus dan indah di taman ini. Ada danau dan gazebo dgn arsitektur China.

Museum Tionghoa dan Hakka-nya juga keren bangat, enggak menyesal masuk sini. Pas pintu masuk, ada kaligrafi di dinding bertuliskan marga-marga orang Tionghoa, tapi sayangnya ditulis dengan huruf Mandarin, gak ngerti deh, saya kan sudah jadi China benteng asli. Ada asal-usul kedatangan keturunan Tionghoa di Indonesia dari China daratan, suku apa aja, tahun berapa. Gedung museum juga unik, mengikuti arsitektur kumpulan rumah orang Hakka, namanya lupa, adalah disana.

Dan yang paling berkesan adalah toilet umumnya bersih bangat standar hotel deh. Ada tissue segala. Ini poin penting buat saya karena kadang kalau kita mengungjungi tempat wisata yang ok ternyata tidak didukung dengan kebersihan toiletnya.

Wah disini juga ada Taman Shio. Jadi 12 patung binatang dalam Shio yang menurut kami juga keren dan jadi objek foto-foto.

Karena sudah jam 4 gak bisa masuk Museum lagi, akhirnya Viriya mau main sepeda saja, kebetulan ada penyewaan sepeda. Jadi dia main sepeda muter-muter, Papahnya pesan kwetiau goreng, Mamahnya ngelihatin anaknya main sepeda yang suka ngebut dan ngerem mendadak sambil deg-degan. Wah sore yang menyenangkan deh saat itu.

Pulangnya, Viriya melihat komodo raksasa (tentu patung yah), teryata itu adalah Museum Reptil, nah karena kebetulan selain lagi suka dinosaurus dia juga lagi suka reptil, langsung ngajakin ke sana juga. Tapi karena sudah tutup, yah kita bilang lain kali aja deh.

Ternyata lain kalinya itu adalah 2 hari kemudian. Yah, pembaca, kami ke Taman Mini lagi 2 hari kemudian, gak bosan emang. Rencana hari ini adalah Museum Reptilia, Museum Transportasi, dan Akuarium Air Tawar.

Ini anak yah emang beneran lagi suka sama reptil, jadi excited bangat pas disana. Saking excitednya, Viriya foto sama ular sanca. Hik hik, padahal mamahnya itu paling tidak suka sama reptil, apalagi ular. Waktu Viriya mau deketin ular sanca itu, saya langsung pergi jauh-jauh, eh gak tahunya selain sentuh-sentuh itu ular, dia foto juga. Fotonya juga dengan pose Viriya sedang memangku badan ular, memegang kepalanya, dan tersenyum gembira.

Huaaaaaa parah, parah, …. ngelihat fotonya saja saya sudah merinding.

Di rumah pakai segala minta pelihara ular, ih gak bakalan deh. Walaupun papahnya setuju, no way, no reptile in my house!

Kunjungan dilanjutkan dengan mengunjungi Museum Transportasi yang murah bangat tiketnya, cuma Rp 2.000. Disini juga tempat yang bagus, saking bagusnya, ada 4 pasangan lagi foto pre-wedding.

Viriya senang bisa lihat miniatur kendaraan tempo dulu, terutama kereta api kuno yang masih pakai batu bara. Tapi ada juga kok kendaraan modern seperti busway. Kalau punya anak kecil, Museum ini sangat direkomendasikan deh buat wisata murah tapi tetap mendidik.

Selanjutnya ke Museum Air Tawar (dan ini juga sudah ke 3 kalinya), tapi Viriya tetap semangat lihatin kolam ikan satu per satu. Kalau disini minta beli ikan kecil-kecil masih boleh deh, lebih mudah peliharanya dan tidak bikin saya takut juga, asal jangan reptil.

Terus menyempatkan diri untuk naik kereta yang puter-puter Taman Mini, jadi bisa lihat itu tempat yang sangat luas dan begitu mempesona. Salut bangat buat Alm. Bu Tien yang sudah membangun tempat wisata sekeren ini.

Yah, itulah liburan ala kami. Belum pernah liburan sama Viriya ke luar negeri, soalnya Taman Mini aja gak  habis-habis dikunjungi, terus sudah dikunjungi berkali-kali tetap gak bosan.

 

2 Comments »

  1. Wuiii.. Viriya asik yah liburannya..
    Hebat yah Vir tertarik sama iptek..bakal rajin belajar fisika n kimia nih nantinya hehee..

    Gw lupa lho yen kapan terakhir ke TMII, udah berapa puluh taun yg lalu yah??😀
    Ingetnya cuma museum iptek (kl ga salah dulu banyak alat2 yg udah rusak, ga tau kl sekarang), trus keong mas, trus rumah2 daerah.. udah gitu doank..😛

    Upload foto2 donk, biar gw bisa membayangkan hehe.. ^^

    Comment by xoxoanna — January 20, 2015 @ 11:34 am | Reply

    • Na, sekarang tiap liburan salah satu pilihan yah Taman MIni ini, murah meriah dan Viriya juga ga bosan main disini. Hayo ajak Rey jalan-jalan kesini jangan ke mal terus, bosan.

      Comment by ayacerita — June 22, 2015 @ 8:12 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: